Permasalahan umum pada New megapro

July 14, 2012 in Diskusi, Serba Serbi

Honda New Mega Pro terbilang sukses di pasaran. Namun ada beberapa keluhan yang banyak disuarakan pemakainya. Seperti di Facebook (FB) dalam akun Honda New MegaPro-MegaPro Lover, atau di forum otomotifnet.com. Apa saja itu dan bagaimana solusinya? Mari dikupas satu per satu.

SPIDOMETER GETAR

Jika ditelusuri, penyebabnya spido dan covernya pada bagian ujung sebelah atas bersentuhan. Sehingga saat jalan dan timbul getaran, muncul suara ‘werrr-ewerrrr…’

Mengatasinya, antara keduanya mesti dibikin tak bersentuhan. Caranya buka dulu cover spido, lanjut lepas spido, kemudian sedikit bengkokkan pemegang spido ke bawah. Nah saat terakit kembali, pastikan spido dan covernya tak lagi ciuman.

BREBET SAAT HUJAN

Problem ini mun*cul kebanyakan malah setelah ser*vis. Masalah yang terjadi ada slang yang tak terpasang pada tempatnya. Tepatnya carburator air vent hose, yang mana berfungsi untuk keluar masuk udara saat karet vakum bekerja.

“Jika tak di*pa*sang seperti seharusnya, ketika hujan air bisa tersedot, makanya keluar-masuk udara tak lancar. Skep pun tak bisa naik-turun secara lancar,” terang Endro Sutarno, instruktur Astra Honda Training Center (AHTC). Solusinya kembalikan slang seperti semula, berada di bawah frame tengah dengan ujung menghadap bawah. Sehingga aman dari air.

SOKBREKER AMBLAS

Ada yang bilang sokbreker belakang motor yang dijual Rp 19,5 juta (CW OTR Jakarta) ini mudah amblas. “Mungkin yang naik overweight,” tukas Endro, sapaannya. Mengatasinya, tinggal atur setelan kekerasan sok pada posisi ‘Hard’ pakai alat khusus yang disertakan dalam tool kit-nya. Ke kiri maka semakin keras.

LAMPU REM TAK AKTIF

Mestinya saat rem belakang diinjak, lampu rem pun menyala, untuk memberi sinyal pengendara di belakangnya. Banyak yang komplain tetap mati. Bisa dipastikan karena motor baru, hanya karena setelan switch rem kurang pas. “Putar saja pakai tangan, sedikit kencangkan,” jelas pria yang berkantor di Sunter, Jakut ini. Nyala kan?

REM BERDECIT

Terjadi ketika rem dioperasikan, baik depan maupun belakang. Menurut analisa Endro, dimungkinkan karena dua sebab. Pertama karena saat mengerem penekanan tak maksimal, sehingga gesekan tanggung makanya timbul bunyi. “Soalnya dalam kampas ada serbuk tembaga, kalau bergesek pelan malah bunyi,” lanjut pria ramah ini.

Nah masalah kedua bisa dikarenakan ada timbunan kotoran di got kampas rem. Solusinya copot kampas dan bersihkan. Niscaya rem akan sunyi dan pakem.

AIR MASUK KE TANGKI

Problem ini sama dengan yang dialami Honda Mega Pro dan Tiger, lantaran tutup tangki masih model yang sama. Di mana konstruksinya memudahkan air masuk, terutama saat hujan deras atau kena semprotan tekanan tinggi saat dicuci.

Jika air masuk, akibatnya tentu bakal bikin tangki cepat berkarat. Dan jika sampai turun ke karburator, bisa brebet. Nah solusinya mesti hati-hati saat hujan maupun mencuci, jangan disemprot frontal atau tutup pakai plastik.

“Biasakan juga cek fuel strainer screen tiap 4 ribu km, kalau sudah ada air menandakan tangki kemasukan air, mesti segera dikuras,” tutup Endro sambil menunjuk part yang ada di bawah kran tangki tersebut..